Friday, May 6, 2011

Dari Gaya Jadi Konyol Karena Jadi Korban Lem Super

img
Awalnya pria ini terlihat gaya dan unik dengan topi mungil yang menempel di kepalanya. Tapi setelah acara usai ia menjadi konyol karena topi tidak bisa dilepas sampai-sampai perlu dibawa ke UGD rumah sakit.

Shawn Merter sengaja menempelkan topi kecil di kepalanya agar tampil nyentrik dalam pesta ala Halloween. Biasanya topi semacam ini disematkan dengan jepit rambut, namun karena botak maka ia mengelemnya dengan superglue.

"Tadinya saya coba pakai lem kayu yang bisa dicuci dengan air, tapi ternyata kurang lengket," kata Merter dalam tayangan Bizzare ER yang disiarkan BBC Three beberapa waktu yang lalu, seperti dikutip dari News.com.au, Jumat (6/5/2011).

Sepanjang pesta berlangsung, Merter berhasil mencuri perhatian para pengunjung di acara tersebut dengan topi mungil di kepala botaknya. Namun betapa paniknya dia ketika topi itu tidak bisa dilepas hingga pagi harinya ketika pesta sudah berakhir.

Saat dilarikan ke Unit Gawat Darurat di sebuah rumah sakit terdekat, dokter juga tak bisa berbuat apa-apa selain memotong bagian topi yang tidak lengket. Dokter hanya menyarankan Merter untuk pulang dan bersabar hingga sisa topi yang masih lengket itu lepas sendiri dalam beberapa hari.

Alhasil, Merter pulang dari rumah sakit bersama pasangannya dengan sisa topi mungil masih menempel di kepala. Pasien lain yang datang untuk berobat hanya bisa tersenyum melihat pasangan yang tersipu-sipu menahan malu tersebut.

Namanya saja superglue, sekali lengket lem ini langsung merekat dan sulit dilepaskan. Meski banyak manfaatnya, lem ini harus dipakai hati-hati.

Seperti dikutip dari eHow, cara untuk melepaskan superglue yang lengket di kulit sebenarnya tidak terlalu sulit. Beberapa langkah yang bisa diikuti adalah sebagai berikut.

1. Rendam kulit yang lengket dengan air sabun sesegera mungkin setelah kontak dengan lem superglue. Jika perlu, tambahkan cuka apel (vinegar). Ramuan ini bisa melunakkan lem super lengket tersebut.

2. Gunakan pembersih cat kuku berbahan aseton, sebab bahan ini bisa bereaksi dengan cyanoacrylate dalam lem superglue sehingga bisa menjadi lunak.

3. Jika lem superglue mengenai bagian kulit yang sensitif atau sedang mengalami luka, jangan gunakan aseton tetapi ganti dengan margarin. Gosokkan margarin perlahan-lahan di sekitar kulit yang lengket.

4. Jika tidak merekat dengan benda lain, bekas lem yang mengeras bisa juga dihilangkan dengan kikir yang biasa dipakai untuk meratakan kuku (nail emery board).

5. Lem superglue yang lengket di kulit juga bisa lepas sendiri bersama dengan terkelupasnya permukaan kulit. Sebelum mengelupas, kulit terlebih dahulu akan memutih meski tidak berbahaya.

No comments:

Artikel lainnya